MY MOM
MORE THAN SUPER HERO
Ibu,
satu-satunya sosok yang menguatkanku dalam berjuang mengarungi samudera ilmu.
Engkau harus rela melepaskanku dari dekapan kedua tanganmu supaya kedua kaki
ini lebih kuat menapak selangkah demi selangkah. Besarnya hatimu mampu
membersamaiku, kasih sayangmu selalu menghangatkan di saat hati mulai
kedinginan.
Ibu,
terkadang anakmu harus menahan rindu yang menggebu. Dilihatnya layar ponsel
berharap setiap waktu bisa bercengkrama denganmu walau dalam ruang maya.
Setiap kali kutatap wajahmu ibu, guratan demi guratan mulai terlihat jelas di
dahimu. Kelopak yang kian mencekung adalah saksi kerja kerasmu. Rambut putihmu
semakin merata pertanda kau tidak lagi muda, namun aku anakmu tak kunjung
dewasa di matamu.
Ibu,
maafkan anakmu yang hanya bisa menelpon untuk mendengar suaramu. Suara yang telah mampu membangkitkan
semangat juangku yang perlahan melayu. Terimakasih ibu karena kau selalu
memantrakan doa-doa yang menjadi azimat bagi anak-anakmu. Terimakasih ibu, atas pesan-pesan
yang kau berikan padaku. Terimakasih, telah menjadi pahlawan hidupku. Sehat dan bahagia selalu ibuku. Semoga keberkahan senantiasa membersamaimu.
Komentar
Posting Komentar